Tampilkan postingan dengan label sex. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sex. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Desember 2010

DickiLeaks, Kondom yang Dijamin “Bocor”

Kira- kira apa yang terjadi jika kondom bocor??? Pasti program keluarga berencana akan gagal total. Rencana untuk mengatur kehamilan atau memiliki buah hati bisa buyar. Namun entah kenapa sebuah pabrik kondom nekat membuat pengaman ini justru identik dengan kebocoran. Yah... tentu saja itu semua hanyalah strategi pemasaran. Kondom itu diberi nama: Dickyleaks.

Dickyleaks, kondom bergambar Julian Assange pendiri Wikileaks.
 Nama kondom ini terinspirasi dari website Wikileaks yang telah mengguncang dunia karena membocorkan berbagai informasi rahasia dari laporan kawat pemerintah Amerika Serikat di seluruh dunia. Dengan menumpang ketenaran, kondom ini menampilkan wajah pendiri Wikileaks Julian Assange dengan tagline ini, "Kami membocorkan Lebih dari kebenaran."

Lucu memang, namun juga menyeramkan karena bocor. Lihat saja iklannya:
Kondom DickiLeaks menggunakan teknologi tinggi pertama yang mampu mengontrol kebocoran. DickiLeak dibuat untuk orang-orang yang unik yang mencari sensasi memakai kondom tapi bocor. Semua fitur kondom DickiLeak dilengkapi fitur nanocircuitry yang menentukan waktu dan jumlah kebocoran.

Nah...... jangan percaya begitu saja. Iklan di atas tidak satupun kata yang benar. Namun, faktanya bahwa kondom DickiLeak mengklaim memberikan perlindungan tak tertandingi dan tidak bocor. DickiLeaks bisa dipesan online. Harga pasnya: US$11,95 atau sekitar Rp 100 ribu. Harga khusus dipotong 30 persen.Apakah anda tertarik???

Referensi:tempointeraktif.com

Senin, 20 Desember 2010

Orang Gemuk Rawan Gangguan Seksual


Kegemukan atau obesitas semakin kental saja dengan hal-hal berbau penyakit, termasuk kesehatan seksual. Riset terbaru menunjukkan, walau jarang melakukan kegiatan seksual, mereka yang mengidap obesitas ternyata lebih mudah mengalami problem seksual. 

Perempuan pengidap obesitas memiliki kemungkinan empat kali lebih besar untuk hamil tanpa rencana dibanding wanita dengan berat ideal, kendati jarang melakukan hubungan seks. Adapun pria bertubuh tambun lebih rentan terserang penyakit menular seksual kendati jumlah pasangan mereka tidak banyak.

Dalam sebuah penelitian yang membuktikan betapa obesitas kini dapat membahayakan kesehatan seksual, para ahli dari Inggris dan Perancis juga menyatakan, perempuan gemuk cenderung enggan meminta saran alat kontrasepsi atau mengonsumsi pil. Adapun pria pengidap obesitas lebih mungkin menderita impotensi atau disfungsi ereksi.

Dengan fenomena mewabahnya obesitas di negara maju dan kecenderungannya yang terus meningkat di negara berkembang, para ahli menyatakan bahwa dampak kesehatan masyarakat atas temuan itu sangat penting. Di Amerika Serikat, misalnya, dua pertiga orang dewasa kelebihan berat badan atau kegemukan.

Penelitian yang dipublikasikan dalam British Medical Journal (BMJ) ini digagas Profesor Nathalie Bajos dari National Institute for Health and Medical Research (INSERM), Perancis. Ini adalah studi besar pertama yang menyelidiki dampak kelebihan berat badan atau kegemukan terhadap kegiatan seksual dan faktor lain, seperti kepuasan seksual, kehamilan tanpa rencana, dan aborsi.

Bajos dan timnya meneliti perilaku seksual dari 12.364 responden (pria dan wanita) dengan usia 18-69 tahun. Separuh dari responden memiliki berat normal dengan indeks massa tubuh (BMI) 18,5 sampai 25. Sebanyak 2.500 dari mereka kelebihan berat badan, dengan BMI 25 sampai 30, dan sebanyak 750 dari mereka kegemukan dengan BMI lebih dari 30.

Gangguan seksual tak berkaitan dengan BMI pada perempuan, tapi perempuan gemuk dan berusia di bawah 30 tahun memiliki kemungkinan lebih kecil dibanding perempuan normal untuk meminta saran kontrasepsi atau menggunakan kontrasepsi oral dan lebih mungkin untuk melapor bahwa mereka hamil di luar rencana.

Studi itu juga mengungkapkan, perempuan gemuk menghadapi kemungkinan lima kali lebih besar dalam menemukan pasangan di Internet , dan lebih mungkin memiliki pasangan yang juga tambun. Mereka juga memiliki kemungkinan lebih kecil untuk memandang seks sebagai penting bagi keseimbangan kehidupan pribadi.

Referensi:antiejakulasidini.com

Resiko Aborsi Khususnya Pada Remaja

Hubungan sex diluar nikah berdampak negatif bagi diri pelaku maupun lingkungan sekitar. Mulai dari kemungkinan tertular penyakit, hingga kehamilan diluar nikah.

Hal ini juga menyebabkan / berdampak pula pada tingginya tingkat aborsi. Padahal perbuatan aborsi, juga memiliki resiko yang sangat tinggi terhadap keselamatan dari perempuan itu sendiri. Berikut ini resiko yang terjadi jika melakukan aborsi khususnya remaja:
1. Kematian karena terlalu banyak pendarahan
2. Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal
3. Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan.
4. Sobeknya rahim (Uterine Perforation)
5. Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya.
6. Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita)
7. Kanker indung telur (Ovarian Cancer)
8. Kanker leher rahim (Cervical Cancer)
9. Kanker hati (Liver Cancer)
10. Kelainan pada placenta/ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya.
11. Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease)
12. Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi (Ectopic Pregnancy)
13. Infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis)
14. Infeksi alat reproduksi karena melakukan kuretase (secara medis) yang dilakukan secara tak steril. Hal ini membuat remaja mengalami kemandulan dikemudian hari setelah menikah.
15. Pendarahan sehingga remaja dapat mengalami shock akibat pendarahan dan gangguan neurologist. Selain itu pendarahan juga dapat mengakibatkan kematian ibu maupun anak atau keduanya.
16. Resiko terjadinya reptur uterus atau robeknya rahim lebih besar dan menipisnya dinding rahim akibat kuretase. Kemandulan oleh karena robeknya rahim, resiko infeksi, resiko shock sampai resiko kematian ibu dan anak yang dikandungnya.
17. Terjadinya fistula genital traumatis adalah suatu saluran atau hubungan antara genital dan saluran kencing atau saluran pencernaan yang secara normal tidak ada.

Nah, akibatnya cukup menyeramkan bukan??? makanya melakukan hubungan seks diluar nikah jangan dilakukan.
 

CATATAN kecilku. Template by Ipietoon Cute Blog Design